Bukan Hanya Cat! Ini Dampak Sering Parkir Mobil Di Area Terbuka
Tidak sedikit tempat parkir yang berada di area terbuka. Kondisi tersebut membuat Anda dan para pengendara lainnya untuk memarkir pada area tersebut. Selain itu, tidak sedikit juga pemilik mobil belum mempunyai tempat parkir proper di rumahnya.
Sehingga menyebabkan kendaraan roda empat tersebut terpapar lingkungan secara langsung. Baik sinar matahari maupun air hujan.
Padahal parkir di area terbuka sebenarnya tidak disarankan jika dilakukan terlalu sering. Salah satu karena cat mobil akan berubah menjadi pudar, timbul bercak, dan kusam. Tidak hanya itu, ada bagian-bagian lain yang juga terdampak. Apa saja?
Dampak Parkir Mobil di Area Terbuka
Paparan lingkungan dari area terbuka tidak hanya menurunkan kualitas eksterior mobil, tetapi juga interiornya. Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai dampak parkir mobil di area terbuka:
-
Material dari Karet Mengeras
Saat Anda parkir mobil di area terbuka, maka kendaraan tersebut akan terpapar sinar matahari secara langsung. Sinar matahari yang bersuhu tinggi bisa menyebabkan komponen dari karet menjadi keras.
Misalnya pada wiper mobil atau pintu. Masalahnya tidak sampai situ. Ketika karet tersebut mengeras, maka air cuci mobil atau hujan bisa masuk. Sedangkan untuk karet wiper bisa menyebabkan baret dan noda kerak pada permukaan kaca.
-
Perubahan Warna pada Dashboard
Dampak selanjutnya, dashboard Anda yang berada di area interior bisa berubah warna karena terpapar sinar matahari secara langsung. Dampak tersebut mirip dengan yang dialami oleh cat mobil Anda. Lapisan cat dashboard akan kusam dan memudar.
-
AC Harus Bekerja Keras
Saat Anda parkir mobil di area terbuka dalam keadaan terik, maka suhu di dalam kabin juga ikut tinggi.
Kondisi tersebut bisa menyebabkan AC bekerja keras apabila Anda langsung menggunakannya. Untuk pencegahan, Anda perlu membuka kaca dulu agar suhu panas kabin keluar dan AC mobil akan bekerja lebih maksimal.
-
Jok Mobil Mengalami Kerusakan
Selain dashboard, area interior yang bisa rusak adalah jok mobil. Ini karena suhu dalam kabin yang meningkat secara signifikan. Apalagi jika jok Anda terbuat dari lapisan kulit. Material tersebut bisa pecah-pecah karena kering.
-
Ban Tua Lebih Cepat
Ban adalah komponen yang akan selalu terpapar langsung oleh lingkungan sekitar. Saat Anda parkir mobil di area terbuka dalam waktu lama, maka panas sinar matahari dan permukaan jalan bisa mempercepat proses penuaan karet ban.
Kondisi tersebut kemudian menyebabkan ban menjadi lebih keras, kehilangan elastisitas, dan meningkatkan risiko retakan halus pada permukaan.
-
Mempercepat Korosi atau Karat
Walaupun body mobil modern sudah dilengkapi dengan lapisan anti karat, bagian tertentu seperti kolong mobil, baut, sambungan logam, dan area yang catnya terkelupas tetap rentan mengalami korosi.
Risiko tersebut lebih meningkat jika air hujan bercampur dengan kotoran atau lumpur yang menempel dalam waktu lama.
-
Menurunkan Nilai Jual Kendaraan
Apabila Anda ingin menjual mobil, maka harus memperhatikan kondisi interior dan eksterior mobil. Kondisi yang kurang terawat karena paparan cuaca bisa memengaruhi harga jual mobil Anda.
Umumnya calon pembeli memperhatikan kondisi cat, jok, dashboard, dan komponen lain sebagai indikator perawatan kendaraan.
Maka dari itu, mobil yang sering Anda parkir di area terbuka tanpa perlindungan umumnya memiliki nilai jual lebih rendah dibandingkan kendaraan yang terjaga baik.
Sayangnya, walaupun banyak dampaknya, parkir mobil di area terbuka kadang tidak bisa dihindari.
Oleh karena itu untuk mencegah berbagai dampak di atas, Anda bisa memasang pelindung seperti cover.
Selain itu untuk perawatan jangka panjang bisa memasang kaca film dan perawatan cat dengan coating atau waxing. Dapatkan berbagai tips merawat mobil lainnya hanya di http://suzukigorontalo.co.id/.