Dampak Air Radiator Kotor terhadap Umur Mesin

icon 5 January 2026
icon Admin

Berikut beberapa cara yang bisa Anda terapkan.

Pertama, rutin mengganti air radiator sesuai jadwal. Umumnya, penggantian dilakukan setiap 20.000–40.000 km atau mengikuti rekomendasi pabrikan. Penggantian secara berkala mencegah penumpukan karat, kerak, dan kotoran yang dapat mengganggu sirkulasi cairan pendingin.

Kedua, gunakan coolant berkualitas, bukan air biasa. Coolant mengandung zat anti-karat, anti-kerak, dan pelindung komponen logam di dalam sistem pendingin. 

Jika Anda hanya menggunakan air biasa, risiko terbentuknya karat dan endapan mineral akan jauh lebih tinggi, sehingga air radiator lebih cepat kotor.

Ketiga, lakukan flushing radiator secara berkala. Flushing berfungsi membersihkan sisa kotoran dan endapan yang menempel di dalam radiator serta saluran pendingin mesin. Proses ini sangat dianjurkan terutama jika air radiator sudah terlihat keruh atau berubah warna.