Kolong Mobil Sering Terasa Berisik Saat Berkendara? Ini yang Harus Dicek

icon 19 May 2026
icon Admin

Suara aneh dari kolong mobil sering kali muncul secara perlahan dan baru terasa saat kendaraan melewati jalan tidak rata. Jika dibiarkan terlalu lama, gangguan pada kolong mobil bisa memengaruhi kenyamanan hingga keselamatan berkendara.

Karena itu, penting untuk memahami dari mana sumber bunyi tersebut berasal dan bagian apa saja yang perlu diperiksa.

Komponen Kolong Mobil yang Sering Menimbulkan Bunyi

Bunyi pada kolong mobil tidak selalu berasal dari satu bagian saja. Sistem kaki-kaki, suspensi, hingga komponen pelindung bawah kendaraan saling terhubung dan dapat menghasilkan suara berbeda sesuai jenis kerusakannya.

Berikut beberapa komponen yang paling sering menjadi sumber bunyi:

  1. Bushing Suspensi Mulai Aus

Bushing berfungsi sebagai peredam getaran sekaligus penghubung antar komponen kaki-kaki. Saat kondisinya mulai aus atau retak, gesekan antar bagian logam menjadi lebih terasa.

Akibatnya, kolong mobil dapat mengeluarkan bunyi “kletek” atau “gluduk” terutama ketika melewati jalan bergelombang.

  1. Ball Joint Mengalami Kelonggaran

Ball joint membantu roda bergerak fleksibel mengikuti arah kemudi dan kontur jalan. Jika komponen ini longgar, akan muncul bunyi dari bawah kendaraan saat mobil berbelok atau melewati jalan rusak.

Kerusakan pada ball joint juga membuat kolong mobil terasa kurang stabil ketika dikendarai.

  1. Shockbreaker Bermasalah

Shockbreaker yang mulai lemah tidak mampu meredam guncangan secara optimal. Selain membuat kendaraan terasa limbung, kondisi ini juga memunculkan suara benturan dari bagian bawah mobil.

Biasanya, bunyi pada kolong mobil akan lebih terasa saat melewati polisi tidur atau jalan berlubang.

  1. Link Stabilizer dan Karet Stabilizer Aus

Komponen stabilizer membantu menjaga keseimbangan mobil saat bermanuver. Jika bagian link atau karetnya aus, suara berisik bisa muncul terutama saat mobil melewati jalan tidak rata.

Kerusakan kecil pada bagian ini sering membuat kolong mobil terdengar berisik meskipun performa kendaraan masih terasa normal.

  1. Baut atau Pelindung Bawah Kendur

Pelindung mesin dan beberapa komponen bawah mobil dipasang menggunakan baut pengikat. Jika baut mulai kendur, bagian tersebut dapat bergetar saat mobil berjalan.

Kondisi ini menimbulkan bunyi berisik pada kolong mobil, terutama ketika kendaraan melaju di kecepatan tertentu.

  1. Knalpot atau Dudukan Knalpot Longgar

Knalpot yang longgar dapat membentur bagian bawah kendaraan saat mobil bergerak. Selain bunyi getaran, terkadang terdengar suara logam yang saling berbenturan.

Masalah ini cukup umum terjadi dan sering disalahartikan sebagai kerusakan kaki-kaki pada kolong mobil. 

Kapan Bunyi Kolong Mobil Perlu Diwaspadai?

Tidak semua suara dari kolong mobil berarti kerusakan besar, tetapi ada beberapa kondisi yang sebaiknya tidak diabaikan. Bunyi tertentu dapat menjadi tanda bahwa komponen mulai kehilangan fungsi optimalnya.

  • Bunyi muncul terus-menerus saat melewati jalan bergelombang.

  • Getaran terasa hingga ke kabin atau setir mobil.

  • Suara semakin keras saat kendaraan berbelok atau mengerem.

  • Mobil terasa tidak stabil saat digunakan di kecepatan tinggi.

  • Muncul bunyi logam terbentur dari bagian bawah kendaraan.

Jika gejala tersebut mulai terasa, sebaiknya kendaraan segera diperiksa agar kerusakan tidak merambat ke komponen lain.

Cara Mengurangi Risiko Kerusakan pada Kolong Mobil

Merawat kolong mobil sebenarnya tidak selalu membutuhkan tindakan rumit. Pemeriksaan berkala dan kebiasaan berkendara yang baik sudah cukup membantu menjaga kondisi kaki-kaki tetap optimal.

  • Hindari menghantam lubang atau polisi tidur terlalu keras agar suspensi tidak cepat aus.

  • Lakukan spooring dan balancing secara berkala untuk menjaga kestabilan kaki-kaki.

  • Periksa bagian bawah mobil setelah melewati jalan rusak guna memastikan tidak ada komponen yang longgar.

  • Cuci kolong mobil secara rutin agar lumpur dan kotoran tidak mempercepat korosi.

  • Segera periksa jika muncul bunyi tidak normal sebelum kerusakan menjadi lebih serius.

Dengan perawatan yang tepat, kondisi kolong mobil dapat tetap nyaman dan aman digunakan dalam jangka panjang.

Untuk mendapatkan tips perawatan kendaraan lainnya, Anda dapat mengunjungi website Suzuki Nenggapratama Internusa dan temukan berbagai informasi otomotif yang bermanfaat.