Mobil Terasa Tidak Stabil di Jalan Tol? Ini Penyebabnya
Umumnya mobil akan melaju dalam kecepatan tinggi ketika berkendara di jalan tol. Kecuali jika mengalami kemacetan, cuaca buruk, ada pembatasan kecepatan, mobil bermasalah, dan akan masuk gerbang tol.
Ketika Anda berkendara dengan kecepatan tinggi di jalan tol mobil tetap harus dalam keadaan yang stabil. Namun, dalam kondisi tertentu mobil terasa tidak stabil dan bergoyang.
Kondisi ini harus Anda waspadai. Dalam artikel ini Anda akan mendapatkan informasi mengenai penyebab mobil tidak stabil di jalan tol agar dapat waspada dan segera mengatasinya.
Penyebab Mobil Tidak Stabil di Jalan Tol
Mobil yang tidak stabil ketika melaju di jalan tol akan mengganggu kenyamanan Anda dalam berkendara. Maka dari itu mari memahami penyebabnya untuk menghindari mobil tidak stabil di jalan tol.
-
Masalah pada Ban Mobil
Ban yang bermasalah menjadi penyebab utama mobil tidak stabil di jalan tol. Lebih tepatnya ketika kondisi ban tidak seimbang atau tidak presisi. Selain itu, ban yang menggelembung juga akan menyebabkan setir Anda bergoyang, bahkan pada kecepatan rendah.
-
Masalah pada Bushing Arm
Masalah lain bisa dikarenakan bushing arm yang pecah. Pemilik mobil kadang luput untuk memperhatikan komponen tersebut.
Sementara, bushing arm sendiri berfungsi meredam getaran. Apabila kondisi bushing arm pecah maupun getas, maka mobil Anda tidak stabil.
-
Keausan Pada Kopling Kampas
Dalam sistem kopling ada 3 komponen penting, yaitu penutup kampas, kampas kopling, dan flywheel. Getaran yang terjadi ketika Anda mengendarai mobil pada kecepatan tinggi di jalan tol dapat disebabkan permukaan flywheel yang mengalami keausan atau tidak rata.
-
Masalah pada Link Stabilizer
Komponen link stabilizer memiliki fungsi menahan terjadinya goncangan. Apabila link stabilizer mengalami kerusakan maka mobil Anda menjadi tidak stabil.
-
Masalah pada Sistem Kemudi
Penyebab mobil tidak stabil di jalan tol selanjutnya adalah karena sistem kemudi mengalami masalah. Permasalahan tersebut dapat berasal dari sudut toe yang amat lebar.
Selain itu, komponen sambungan yang sudah aus juga dapat menyebabkan mobil Anda tidak stabil di jalan tol.
Mengatasi Mobil Tidak Stabil di Jalan Tol
Kondisi mobil tidak stabil di jalan tol memang harus diwaspadai. Berikut adalah beberapa cara untuk mengatasinya:
-
Menyesuaikan Tekanan pada Ban
Ketika Anda merasakan mobil tidak stabil di jalan tol, maka langkah pertama adalah melakukan pengecekan tekanan ban.
Pastikan tekanan ban sudah sesuai dengan rekomendasi dari produsen. Umumnya informasi tersebut tercantum pada buku manual atau pintu pengemudi.
-
Melakukan Spooring dan Balancing
Apabila mobil Anda mengalami getaran ketika berkendara di jalan tol maka Anda dapat segera melakukan spooring dan balancing. Lakukan pemeliharaan tersebut di bengkel paling dekat.
Spooring akan membantu roda berada di posisi yang benar, sedangkan balancing akan mampu menyelaraskan distribusi berat di ban.
-
Memeriksa Kualitas Ban
Pastikan ban mobil Anda tidak mengalami keausan. Apabila sudah aus lakukan penggantian karena ban mobil yang aus dapat menyebabkan traksi berkurang dan mobil mudah tergelincir.
-
Mengganti Suspensi Apabila Rusak
Suspensi yang sudah lemah atau mengalami kerusakan harus segera diganti agar tidak mengganggu kenyamanan Anda di jalan tol. Suspensi dengan kondisi baik akan meredam guncangan dan mobil Anda akan tetap stabil di jalan tol.
-
Pengecekan Sistem Kemudi
Apabila setir Anda terasa lebih berat atau bahkan tidak responsif, maka segera perbaiki dan periksa. Sistem kemudi yang kondisinya baik akan membuat mobil tetap stabil.
Walau di jalan tol memungkinkan Anda untuk berkendara dengan kecepatan tinggi, tetap pastikan Anda mengemudi dalam kecepatan yang aman dan kondisi mobil stabil.
Ini penting agar Anda nyaman dan selamat sampai tujuan. Dapatkan berbagai informasi berkendara hanya di Website Resmi Dealer NENGGAPRATAMA INTERNUSA.