Teknik Mengemudi Hemat Bahan Bakar yang Wajib Diterapkan
Perubahan kecepatan membutuhkan energi tambahan
Mobil yang sering berakselerasi kembali setelah melambat membutuhkan lebih banyak energi dibandingkan kendaraan yang mempertahankan kecepatan secara stabil.
Putaran mesin memengaruhi konsumsi bahan bakar
Mesin yang terus bekerja pada putaran tinggi umumnya membutuhkan bahan bakar lebih banyak untuk mempertahankan tenaga.
Pengereman membuang momentum yang sudah terbentuk
Energi yang sebelumnya digunakan untuk mempercepat kendaraan akan hilang ketika mobil direm, sehingga mesin harus kembali menghasilkan energi saat berakselerasi.
Kecepatan tinggi meningkatkan hambatan udara
Semakin cepat kendaraan melaju, semakin besar tenaga yang dibutuhkan mesin untuk melawan hambatan udara.
Karena itu, teknik mengemudi yang halus dan mampu menjaga momentum membantu mesin bekerja dengan beban yang lebih stabil. Inilah alasan dua kendaraan dengan kondisi dan rute yang sama tetap dapat menghasilkan konsumsi bahan bakar yang berbeda ketika dikemudikan dengan pola berkendara yang berbeda.